ELECTRIC FIRE PUMP

Kami menyediakan pompa pemadam kebakaran yang dapat berupa jenis pompa centrifugal pump atau split casing double suction pump dikopel dengan mesin diesel engine dengan merk pompa yang umumnya digunakan, Pompa hydrant atau biasa dikenal dengan Fire Hydrant Pump adalah pompa utama pada jaringan instalasi fire hydrant fungsinya memasok air dari groundtank (tandon reservoir) ke pipa – pipa dalam saluran fire hydrant sampai ke ujung pengeluaran (nozzle) pada hydrant pillar ke luar gedung atau hydrant box ada di dalam gedung saat terjadi kebakaran pada area yang diproteksi.

CONTACT US

Category:

Product description

Kami menyediakan pompa pemadam kebakaran yang dapat berupa jenis pompa centrifugal pump atau split casing double suction pump dikopel dengan mesin diesel engine dengan merk pompa yang umumnya digunakan, Pompa hydrant atau biasa dikenal dengan Fire Hydrant Pump adalah pompa utama pada jaringan instalasi fire hydrant fungsinya memasok air dari groundtank (tandon reservoir) ke pipa – pipa dalam saluran fire hydrant sampai ke ujung pengeluaran (nozzle) pada hydrant pillar ke luar gedung atau hydrant box ada di dalam gedung saat terjadi kebakaran pada area yang diproteksi.

Disebut sebagai pompa hydrant elektrik karena menggunakan energi listrik sebagai penggerak turbin saat bekerja mengalirkan air. Selain pompa hydrant elektrik, pada jaringan instalasi fire hydrant juga ada pompa pemadam kebakaran diesel berfungsi sebagai membantu menstabilkan tekanan dalam jaringan fire hydrant akibat penurunan tekanan secara bertahap saat air keluar dari noozle maupun sprinkler, atau sebagai pengganti pompa hydrant elektrik saat terjadi kegagalan system dan mati listrik. Pompa ini di instalasi mengatasi kebakaran di gedung, menanggulangi meluasnya kobaran api selama 45 menit sebelum dinas pemadam kebakaran ( plumbir ) datang.

Sistem pada panel pompa hydrant tersebut biasanya menggunakan 2 standar yaitu standar DPK DKI ( Dinas Pemadam Kebakaran Daerah Khusus Ibukota ) dan standar NFPA 20 ( Lembaga Independen fire hydrant di AS ).

Perbedaan standart pompa hydrant diantara 2 standar tersebut adalah pada kemudahan pada saat terjadi kebakaran. Pada sistem NFPA 20 dilengkapi dengan EMERGENCY START pada control panel electric hydrantnya, apabila terjadi kebakaran dan pada saat itu sistem panel sudah tidak berjalan tetapi masih ada arus pada jaringan maka pompa akan tetap dioperasikan, lain halnya dengan standar DPK DKI pompa sudah tidak akan bisa berjalan lagi karena emergency start tersebut. Pada sistem NFPA 20 juga dilengkapi dengan fasilitas connection ke BAS ( Building Automatic System ).